Antutu Benchmark Of Onda X20 :: Kimovil

      120
Uji Performa

Kami melakukan pengujian dengan menggunakan beberapage authority benchmark yang umum digunakan untuk melihat performa smartphone, yaitu AnTuTu 6.0.1, Geekbench 3, 3DMark Ice Storm Unlimited, dan PCMark Work. Sebasợi pembanding untuk uji performa, kami menyertakan skor-skor yang didapatkan beberapage authority SoC lain yang digunakan di smartphone yang adomain authority di rentang harga yang mirip dengan harga Infinix Zero 4 Plus, platkhung pengujian untuk nhận xét Helio Xđôi mươi kali ini. Harga Infinix Zero 4 Plus sendiri adalah Rp 3.7 juta.

Bạn đang xem: Antutu benchmark of onda x20 :: kimovil

Berdasarkan aturan di atas, kangươi memilih SoC Snaprồng 652, Snaprồng 650, Snapdragon 625, Kirin 650, Exynos 7880, serta Exynos 7870 sebatua pembanding dalam nhận xét Helio Xtrăng tròn ini. Kami sengaja tidak memilih SoC kelas atas lain sebatua pembanding karena produk yang mengusung SoC kelas atas lain saat ini dipasarkan dengan harga resngươi jauh di atas điện thoại thông minh dengan Helio X20. Berikut ini hasil pengujian kami:

AnTuTu 6.0.1

Pengujian pertama kamày yang kangươi lakukan menggunakan benchmark AnTuTu. Perlu andomain authority ketahui bahwa aplikasi mê yang kangươi gunakan adalah vermê mệt 6.0.1. Kangươi telah menguji performa Helio Xtrăng tròn di perangkat Infinix Zero 4 Plus dan berikut ini hasilnya:

Hasil AnTuTu 6.0.1 menunjukkan bahwa Helio X20 menawarkan performa yang terbilang tinggi. Skor 85 ribu yang didapatkan oleh SoC ini menggambarkan bahwa SoC ini merupakan SoC yang menawarkan kinerja tinggi, mendekati SoC-SoC kelas atas lain yang digunakan di smartphone dengan harga di atas Rp 6 juta untuk harga resngươi di Indonesia. Skor itu juga membuatnya mengungguli SoC kelas menengah yang menjadi pembanding di tes kali ini.

Geekbench 3

Berikutnya adalah pengujian dengan aplikađắm đuối Geekbench 3. Disini kita akan melihat performa dari SoC Helio Xtrăng tròn dan juga sistem yang mendukungnya. Skor Geekbench 3 dari SoC ini tentunya akan menjadi suatu hal yang menarik karena bisa menunjukkan seperti apage authority performa yang bisa dihadirkan oleh SoC dengan prosesor deca core. Berikut ini hasil pengujian Single bộ vi xử lý Core dan Multi bộ vi xử lý Core untuk tes Geekbench 3 ini:

Skor yang didapatkan Helio Xtrăng tròn di Geekbench 3, baik untuk Single bộ vi xử lý Core maupun Multi Chip Core, juga bisa dikategorikan tinggi. Untuk Single Core, penggunaan Cortex A72 dengan clochồng 2.1 GHz membuat SoC ini mampu mengungguli SoC lain yang menjadi pembanding di review kali ini. Skor melebihi 1700 itu juga membuatnya sangat dekat dengan berbasợi SoC kelas atas lain.

Xem thêm: Tác Hại Của Việc Dùng Thuốc Say Xe Cho Trẻ Em, Lưu Ý Khi Sử Dụng Thuốc Chống Say Xe Cho Trẻ Em

Beralih ke Multi Chip Core, skor yang impresif juga berhasil dicatatkan Helio X20, dan membawanya menjadi yang terbaik di pengujian ini. Skor Multi Core yang tinggi ini bisa dikatakan tidaklah mengherankan, karemãng cầu SoC ini mengusung prosesor deca core yang tentunya membawa performa yang baik mengingat MediaTek menyertakan 2 core Cortex A72 2.1 GHz dan 4 core Cortex A53 1.85 GHz di dalamnya. Skor di atas 5000 untuk Multi Chip Core ini juga membuatnya menawarkan rasa SoC kelas atas.

3DMark

Beralih ke pengujian untuk grafis, kami menggunakan benchmark 3DMark dengan pengujian Ice Storm Unlimited. Pengujian ini akan menilai SoC berdasarkan kemampuannya dalam mengolah grafis yang akan memberikan gambaran bagaimana performa yang diberikan saat SoC menjalankan game di smartphone. Berikut ini adalah hasil pengujian kami:

Penggunaan GPU Mali-T880 MP4 dengan cloông chồng 780 MHz di Helio X20 tampaknya tidak berhasil membuat SoC ini menawarkan kemampuan pengolahan grafis yang tinggi. Skor yang didapatkan beradomain authority di kisaran 15 ribu, yang membuatnya tidak berhasil menjadi yang terbaik di pengujian dengan 3DMark Ice Storm Unlimited ini. Sebasợi catachảy, SoC Kirin 955 yang juga menggunakan Mali-T880 MP4 mendapatkan skor mencapai đôi mươi ribu di pengujian yang sama. Hal itu disebabkan karena clochồng yang lebih tinggi, 900 MHz. MediaTek tampaknya tidak bisa menawarkan clochồng tinggi untuk GPU di Helio Xđôi mươi karena keterbatasan di fabrikayêu thích 20 nm yang digunakan.

Walaupun begitu, dengan skor “hanya” 15 ribu tidak berarti SoC ini tidak cocok untuk menjalankan game. Kami mendapati SoC ini bisa melahap dengan baik game-game populer di Android, seperti Asphalternative text 8: Airborne, NBA Live, FIFA di động, Minecraft, Hungry Shark World, dan berbatua game lain. Mevới, kebutuhan kemampuan pengolah grafis untuk game-game Android saat ini tidaklah terlalu tinggi, dan secara umum skor 3DMark Ice Storm Unlimited di atas 12 ribu sudah membuat penggumãng cầu bisa memainkan game-game Android dengan lanoto.

tăng like fanpage